Meski memiliki tugas yang sama, banyak guru honorer masih menerima honor di bawah upah minimum dan sering mengalami keterlambatan pencairan. Kondisi tersebut membuat pendapatan guru honorer belum mampu memenuhi kebutuhan hidup secara layak.

“Pengabdian kami sudah puluhan tahun, jam mengajar sama, tanggung jawab sama. Tapi kalau bicara gaji, jauh sekali. Tidak sebanding dengan kerja yang kami lakukan,” ujarnya.

Menurutnya, gaji guru honorer yang belum memadai membuat banyak tenaga pendidik harus mencari pekerjaan tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Guru Minta Pemerintah Evaluasi Gaji Guru Honorer

Guru tersebut juga membandingkan kondisi guru non-ASN dengan tenaga di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, tenaga SPPG menikmati gaji, tunjangan, dan kepastian status kerja yang lebih baik. Perbandingan tersebut membuat banyak guru berharap honor guru honorer juga memperoleh perhatian yang sama dari pemerintah.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .