ID Realita – Dugaan penyalahgunaan izin usaha kembali menjadi sorotan di Kabupaten Pemalang. Sebuah outlet minuman beralkohol (miras) di jalur Pantura, wilayah Kecamatan Ampelgading, didatangi Anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier dalam inspeksi mendadak (sidak), Sabtu (22/8/2026).
Rizal datang ke outlet HWG setelah menerima laporan dari masyarakat yang mempertanyakan aktivitas tempat tersebut. Warga melaporkan adanya dugaan penjualan berbagai jenis minuman beralkohol di lokasi yang disebut memiliki izin usaha sebagai restoran.
Berbekal laporan tersebut, Rizal bersama tim kemudian mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi outlet. Saat berada di dalam, mereka melihat rak-rak yang dipenuhi berbagai merek minuman beralkohol.
Dalam video dokumentasi sidak, bagian dalam outlet tampak didominasi rak berisi botol minuman. Tidak terlihat aktivitas memasak maupun penyajian makanan seperti yang umumnya ditemukan dalam sebuah restoran.
Kondisi tersebut membuat Rizal mempertanyakan kesesuaian aktivitas usaha dengan izin yang dimiliki outlet. “Ini tempat penjual minuman keras yang izinnya itu restoran,” kata Rizal.
Rizal menilai kondisi tersebut perlu segera diperiksa oleh pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Menurutnya, jika aktivitas penjualan minuman beralkohol tidak sesuai dengan izin yang dimiliki, harus ada tindakan sesuai aturan yang berlaku. “Ini izin tidak berizin, ini merusak semuanya,” tegas Rizal.
Ia kemudian meminta Satpol PP Kabupaten Pemalang dan Polres Pemalang segera turun tangan melakukan pemeriksaan. Rizal menegaskan tidak boleh ada pembiaran apabila nantinya ditemukan pelanggaran dalam aktivitas outlet tersebut. “Saya harap Satpol PP, Kapolres, semua segera harus bertindak. Tidak ada lagi alasan, harus bertindak,” tegasnya.
Politisi PKS dari daerah pemilihan Jawa Tengah X yang meliputi Batang, Pekalongan, dan Pemalang itu juga meminta penegakan aturan dilakukan secara tegas dan tidak tebang pilih. Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan kegiatan sesuai dengan perizinan yang dimiliki. “Tidak boleh ada yang bermain-main dengan aturan dan tidak boleh ada tebang pilih dalam penegakan Perda,” ujarnya.
Rizal juga menyoroti keberadaan outlet tersebut yang berada di jalur Pantura. Menurutnya, peredaran minuman beralkohol perlu mendapat pengawasan serius karena menyangkut ketertiban masyarakat dan dampak sosial. “Kita harus melindungi masyarakat dan generasi muda dari peredaran minuman keras yang tidak sesuai dengan aturan,” katanya.
Dalam sidak tersebut, tim Rizal turut mendokumentasikan berbagai botol minuman beralkohol yang terlihat di dalam outlet. Dokumentasi itu akan disampaikan kepada pihak berwenang sebagai bahan untuk menindaklanjuti temuan di lapangan. “Semua barang yang ada di sini kita dokumentasikan dan akan kita serahkan kepada pihak yang berwenang,” ujar Rizal.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .




