Meski mendapat bantuan pusat, Pemkab Rembang tetap mengalokasikan dana mandiri melalui APBD 2026 sebesar Rp300 juta. Dana tersebut akan terbagi ke dalam dua paket pekerjaan untuk membangun sekitar 15 hingga 20 unit LPJU tambahan.
Salah satu prioritas utama penggunaan dana daerah ini adalah ruas jalan Sulang–Sumber. Jalur tersebut sebelumnya telah mendapatkan perbaikan kualitas jalan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD). Namun, kualitas jalan yang baik belum berbanding lurus dengan fasilitas penerangan, sehingga menciptakan risiko bagi pengendara saat malam hari.
“Bupati mengarahkan sebagian anggaran ke ruas Sulang–Sumber. Kondisi jalannya sudah bagus, namun masih banyak titik gelap yang membahayakan warga,” kata Ariyanto.
Saat ini, Dishub Rembang masih menyelesaikan tahap perencanaan dan administrasi. Jika seluruh proses berjalan lancar, pekerjaan fisik di lapangan akan mulai pada Juni atau Juli 2026.
Keterbatasan Suku Cadang
Di tengah masifnya pembangunan titik baru, Ariyanto mengakui adanya tantangan dalam aspek pemeliharaan. Sejauh ini, bantuan dari pemerintah provinsi masih fokus pada marka jalan seluas 3.000 meter persegi yang sudah rampung pengerjaannya. Sementara itu, ketersediaan suku cadang untuk perawatan lampu jalan yang sudah ada masih sangat terbatas.
“Provinsi baru saja menyelesaikan pengecatan marka jalan. Untuk tambahan unit PJU atau pengadaan suku cadang cadangan, kami masih menghadapi keterbatasan stok,” pungkasnya.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .
