ID Realita– Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendorong RSUP Dr Kariadi Semarang untuk terjun langsung ke tengah masyarakat. Ia meminta rumah sakit rujukan nasional tersebut tidak hanya berfokus pada layanan di gedung mewah, tetapi juga mewarnai pelayanan kesehatan di pelosok desa.
Ajakan ini bertujuan memperkuat program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang kini tengah gencar menyisir wilayah Jawa Tengah. Hingga saat ini, program tersebut sudah berhasil menjangkau 436 desa dan melayani lebih dari 52 ribu warga pedesaan secara cuma-cuma.
“Satu abad Kariadi ini boleh kita banggakan. Namun, akan lebih bangga lagi jika RSUP Dr Kariadi ikut mewarnai pelayanan kesehatan di kampung-kampung,” tegas Luthfi dalam simposium ilmiah di PO Hotel, Semarang, Sabtu (13/9/2025).
Sinergi Menkes dan Deteksi Dini Penyakit
Hadirnya Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam acara tersebut menambah bobot dukungan bagi inisiatif ini. Bagi Luthfi, keterlibatan dokter spesialis dari Kariadi sangat krusial untuk memberikan edukasi dan deteksi dini penyakit mematikan seperti Tuberkulosis (TBC).
Faktanya, banyak warga desa yang selama ini sulit mengakses dokter ahli. Akibatnya, pengetahuan masyarakat tentang gejala awal penyakit kronis masih sangat rendah. Oleh karena itu, kehadiran program Speling menjadi jembatan bagi warga terpencil untuk mendapatkan perawatan medis tingkat lanjut.
Program ini juga terintegrasi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang sudah menyentuh 7,5 juta jiwa di Jawa Tengah. Melalui langkah ini, pemerintah provinsi ingin memastikan tidak ada lagi warga desa yang tertinggal dalam mendapatkan hak kesehatan dasar.
Kariadi Harus Jadi Pengampu Rumah Sakit Daerah
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin turut memberikan catatan penting bagi jajaran direksi RSUP Dr Kariadi. Ia menekankan bahwa rumah sakit ini harus menjadi pusat keunggulan (center of excellence) yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit fatal dengan teknologi canggih.
Selain itu, Menkes meminta Kariadi berperan sebagai pengampu bagi rumah sakit daerah lainnya di Jawa Tengah. Tujuannya, agar standar pelayanan kesehatan di daerah meningkat secara merata dan tidak terjadi kesenjangan kualitas layanan.
“RSUP Dr Kariadi tidak boleh pintar sendiri. Mereka harus mengampu rumah sakit daerah untuk meningkatkan standar kualitas secara keseluruhan,” pungkas Budi Gunadi.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan institusi kesehatan diharapkan mampu menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang paripurna bagi seluruh rakyat Jawa Tengah
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .
