ID Realita– Terobosan besar dalam dunia kesehatan Jawa Tengah mulai membuahkan hasil nyata bagi warga pinggiran. Hingga pertengahan September 2025, tercatat sebanyak 57.331 warga dari ratusan desa telah merasakan manfaat langsung dari program dokter spesialis keliling (Speling). Program ini merupakan inisiatif strategis Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.
Langkah Luthfi ini seolah mendobrak hambatan jarak yang selama ini menjadi momok bagi warga desa. Pasalnya, masyarakat kini tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk bertemu dokter ahli. Cukup di balai desa, layanan medis kelas wahid kini hadir di depan mata.
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, kolaborasi menjadi kunci utama kesuksesan program ini. Saat ini, pemerintah menggandeng berbagai rumah sakit, baik milik daerah maupun swasta, untuk menerjunkan armada mobil kesehatan ke pelosok.
“Kita gerakkan dokter-dokter spesialis ini agar menyasar langsung ke jantung pertahanan kesehatan masyarakat, yaitu desa-desa,” ungkap Luthfi saat memantau layanan “Sehat Bareng Luthfi-Yasin” di Balai Desa Losari, Magelang, Senin (22/9/2025).
Deteksi Dini dan Misi Kemanusiaan di Desa
Antusiasme warga Desa Losari terlihat sangat luar biasa sejak pagi hari. Bahkan, ratusan masyarakat rela mengantre demi mendapatkan pemeriksaan dari spesialis anak, obgyn, penyakit dalam, hingga spesialis paru secara gratis.
Baginya, program Speling bukan sekadar pengobatan biasa, melainkan misi deteksi dini penyakit kronis. Pemerintah ingin memastikan penyakit seperti TBC, stunting, hingga gangguan kesehatan jiwa bisa teridentifikasi sejak awal agar penanganannya lebih maksimal.
“Langkah ini adalah peta jalan kita untuk menyentuh seluruh desa. Kita ingin memastikan tak ada satu pun warga yang tertinggal dalam urusan kesehatan,” tegas Luthfi dengan nada serius.
Harapan Baru dan Bantuan Ekonomi Warga
Kehadiran para dokter ahli ini nyatanya membawa angin segar bagi warga setempat. Masyarakat merasa pemerintah benar-benar hadir saat mereka membutuhkan bantuan medis yang sulit dijangkau secara finansial maupun jarak.
Selain urusan medis, Luthfi juga memberikan suntikan modal bagi ekonomi warga desa. Dalam kunjungannya, ia menyerahkan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) senilai Rp20 juta kepada masyarakat Desa Losari.
Hingga saat ini, tim kesehatan terus bergerak secara dinamis menyisir wilayah-wilayah lain di Jawa Tengah. Harapannya, angka kematian ibu dan kasus stunting di provinsi ini bisa turun drastis melalui intervensi langsung dari para dokter spesialis keliling tersebut.a.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .





