ID Realita – PMI Kabupaten Jepara menyoroti dampak penting dari kegiatan donor darah yang berlangsung di Desa Tegal Sambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Kegiatan yang digelar di Mushola Baitussajidin ini menarik perhatian karena melibatkan banyak warga dan membawa pesan kuat tentang kesehatan serta kemanusiaan.
Warga, jamaah mushola, dan pemuda desa datang sejak pagi untuk mengikuti kegiatan donor darah tersebut. Mereka mendonorkan darah secara sukarela untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Jepara.
Inisiasi Kegiatan di Mushola Baitussajidin
Takmir Mushola Baitussajidin, Ustaz Drs. Muaksin, menggerakkan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial di lingkungan desa. Ia terus mengajak warga agar menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Donor darah ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bentuk kepedulian nyata antarwarga. Kami ingin kegiatan ini terus berjalan secara rutin,” ujar Muaksin.
Antusiasme Warga dan Dukungan Pemerintah Desa
Kepala Desa Tegal Sambi, Agus Santoso, SE, hadir langsung dan menyapa para pendonor. Ia menilai donor darah memberikan manfaat ganda, baik bagi penerima maupun bagi kesehatan pendonor.
“Semakin banyak warga yang ikut donor darah, semakin kuat pula semangat gotong royong di desa kita,” kata Agus Santoso, Minggu (16/5/2026).
Warga terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak pagi. Mereka juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar yang disediakan oleh petugas PMI.
PMI Tekankan Manfaat Kesehatan Donor Darah
Ketua PMI Kabupaten Jepara, Edy Utomo, menjelaskan berbagai manfaat donor darah kepada peserta. Ia menegaskan bahwa PMI sangat bergantung pada partisipasi masyarakat untuk menjaga ketersediaan darah di rumah sakit.
“Donor darah membantu banyak orang dan sekaligus memberi manfaat kesehatan bagi pendonor,” jelas Edy.
Ia menambahkan bahwa donor darah juga membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan secara berkala melalui pemeriksaan sederhana sebelum proses pengambilan darah.
Edukasi Pencegahan HIV/AIDS di Masyarakat
Dalam kesempatan itu, Edy juga menekankan pentingnya pencegahan HIV/AIDS di masyarakat. Ia mengajak warga menjaga pola hidup sehat, setia pada pasangan, dan menghindari perilaku berisiko.
“Pencegahan HIV harus dimulai dari kesadaran diri. Edukasi ini perlu terus kita sampaikan hingga tingkat desa,” tegasnya.
Apresiasi dan Harapan Kegiatan Rutin
Edy mengapresiasi peran aktif Pemerintah Desa Tegal Sambi yang terus mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia menyoroti Agus Santoso sebagai pendonor aktif dengan catatan lebih dari 100 kali donor darah.
Kegiatan donor darah di Mushola Baitussajidin ini diharapkan terus berlanjut sebagai agenda rutin desa untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat di Kabupaten Jepara.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .





