ID Realita – Pengamanan Kampanye Hajatan Rakyat menjadi prioritas utama Polrestabes Semarang saat menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Lapangan Pancasila Simpang Lima. Kegiatan strategis pada Sabtu (10/2/2024) ini bertujuan memastikan seluruh tahapan kampanye terbuka Paslon 03 berlangsung kondusif. Oleh karena itu, dengan melibatkan ribuan personel, kepolisian berkomitmen menjaga ketertiban umum di tengah antusiasme massa yang besar di Kota Semarang.

Sinergi Lintas Sektoral demi Kelancaran Acara

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Wiwit Ari Wibisono, memimpin langsung koordinasi teknis terkait prosedur di lapangan. Dalam rapat ini, Kasdam IV/Diponegoro dan Wakapolda Jateng turut memberikan arahan agar skema penjagaan tersebut berjalan tanpa celah sedikit pun. Selain itu, kehadiran tokoh-tokoh penting ini menegaskan bahwa kerja sama antarinstansi menjadi kunci sukses dalam menjaga kondusivitas selama acara berlangsung.

Mobilisasi 2.543 Personel Gabungan

Guna memperkuat skema di lapangan, Polrestabes Semarang mengerahkan total 2.543 personel gabungan. Tim ini terdiri dari 945 personel Polrestabes yang mendapat dukungan penuh dari Polda Jateng, Satbrimob, dan unsur Linsek. “Kami memprediksi kehadiran 116 ribu massa, sehingga standar Pengamanan Kampanye Hajatan Rakyat harus benar-benar maksimal dan terukur,” jelas AKBP Wiwit.

Kendali Arus Massa dan Ketertiban Lalu Lintas

Sementara itu, petugas intelijen dan Bhabinkamtibmas bergerak lebih awal untuk memantau situasi di titik-titik rawan. Terkait aspek operasional di lapangan, polisi secara tegas melarang penggunaan knalpot brong demi kenyamanan warga sekitar. Sebagai hasilnya, petugas mengarahkan massa agar menggunakan bus atau kendaraan roda empat guna menghindari kemacetan parah di akses utama menuju Simpang Lima.

Pendekatan Humanis dalam Penjagaan Keamanan

Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Agus Suryonugroho, menginstruksikan agar seluruh personel mengedepankan sisi humanis dalam menjalankan tugas. Meskipun fokus pada ketertiban, petugas wajib mengutamakan dialog dan edukasi kepada masyarakat. Pendekatan simpatik ini menjadi bagian integral dari strategi pengamanan tersebut agar tidak memicu konflik di lapangan.

Evaluasi Menyeluruh Pasca-Kegiatan

Pihak kepolisian akan mengevaluasi efektivitas seluruh rangkaian tugas segera setelah acara berakhir. Langkah ini memastikan bahwa setiap potensi gangguan dalam agenda Pengamanan Kampanye Hajatan Rakyat telah diantisipasi dengan matang. Hingga saat ini, sinergi lintas sektoral tetap menjadi prioritas demi kelancaran kegiatan publik di masa mendatang.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .