ID RealitaSatpolairud Polresta Pati menggandeng KPP Juwana dan Komunitas Bakul Iwak TPI Juwana untuk membantu korban banjir Demak, Jumat (16/02/2024). Tim gabungan menyasar tiga wilayah terdampak, yakni Kecamatan Karanganyar, Gajah, dan Jati Kudus. Langkah ini bertujuan meringankan beban ribuan pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut.

Secara teknis, tim langsung mendistribusikan berbagai logistik pengungsi ke lapangan secara bertahap. Bantuan tersebut mencakup 300 kg ikan beku, 150 dus air mineral, dan 700 paket sembako. Selain itu, mereka juga menyertakan kebutuhan harian lain seperti gula, teh, hingga perlengkapan bayi untuk memenuhi kebutuhan spesifik para ibu dan anak.

Fokus Distribusi pada Dapur Umum

Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, melalui Kasat Polairud Kompol Hendrik Irawan, memprioritaskan dapur umum sebagai sasaran utama. Sebab, posko ini menjadi pusat penyediaan makanan siap saji bagi warga di pengungsian. Oleh karena itu, tim menyalurkan bantuan ke beberapa titik strategis yang dikelola oleh BPBD dan instansi terkait.

Titik distribusi tersebut meliputi dapur umum BPBD di Terminal Jati Kudus dan posko Polri di SPBU Wonotinggal. Selanjutnya, bantuan juga mengalir ke posko Brimob Polda Jateng serta dapur umum Bekangdam dan Kesdam IV/Diponegoro. Tim juga menyambangi relawan MTA di Desa Medini untuk memastikan pemerataan logistik di seluruh wilayah bencana tanpa ada yang terlewatkan.

Sinergi Lapangan dan Harapan

Kasat Polairud Polres Demak, AKP Sulkan, memimpin langsung proses pendistribusian ini sebagai kepala tim SAR setempat. Dengan demikian, bantuan makanan dan minuman ini dapat memenuhi kebutuhan mendesak para korban secara cepat dan efisien. Sementara itu, Satpolairud Polresta Pati menyiagakan mobil SAR serta kendaraan operasional KPP Juwana untuk mendukung mobilitas tim di lokasi banjir.

Guna menjaga kualitas bahan pangan, tim menggunakan dua unit truk box cooler khusus untuk membawa stok ikan beku agar tetap segar. Akhirnya, sinergi antara aparat, pemerintah, dan komunitas lokal ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial di wilayah Jawa Tengah. Koordinasi efektif ini sangat penting agar kondisi para pengungsi tetap terjamin selama masa tanggap darurat berlangsung hingga situasi kembali kondusif.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .