“Pelestarian budaya seperti wayang kulit sangat penting supaya tidak tergerus zaman. Selain itu ada efek berganda. Setiap ada pagelaran, muncul simpul ekonomi baru. UMKM di sekitar lokasi bisa berjualan, kru pementasan juga dapat penghasilan,” ujar Rizal Bawazier.

Ia menilai setiap pagelaran wayang kulit mampu menghadirkan manfaat yang luas. Selain memperkuat identitas budaya, kegiatan tersebut juga menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas perdagangan, jasa, dan sektor ekonomi kreatif.

Seniman Pemalang Sambut Positif

Para pelaku seni di Kabupaten Pemalang menyambut baik rencana tersebut. Mereka menilai program itu dapat memperluas ruang ekspresi bagi seniman sekaligus mendorong lahirnya generasi baru dalam dunia pedalangan.

Joko Widodo (40), orang tua Dalang Cilik Narendra Hang Eshan dari Kecamatan Pemalang, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada seni budaya Jawa.

“Pelestarian budaya Jawa harus terus dijaga. Tidak hanya pejabat pusat, pejabat daerah juga harus lebih peduli. Bukan cuma wayang, tetapi kesenian Jawa lainnya juga perlu dihidupkan,” ujar Joko, Senin (6/7/2026).

Bambang Widi (60), pemerhati seni budaya asal Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, juga menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut.

“Saya sangat setuju. Budaya Jawa sudah mulai surut sehingga harus digaungkan kembali dan dikenalkan kepada masyarakat luas. Terima kasih sudah ikut nguri-uri budaya Jawa,” katanya.

Wayang Kulit Bangkitkan UMKM

Rizal Bawazier meyakini setiap pagelaran wayang kulit akan menghadirkan dampak ekonomi yang nyata. Kehadiran penonton membuka peluang bagi pedagang makanan, pelaku UMKM, pengrajin, penyedia jasa, hingga pekerja seni untuk memperoleh tambahan pendapatan.

Para pelaku usaha lokal juga dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memasarkan produk mereka. Dengan demikian, pagelaran wayang kulit tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan.

Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat

Melalui program tersebut, Rizal Bawazier menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjalankan tugas sebagai legislator di parlemen. Ia ingin mengajak masyarakat menjaga warisan budaya Jawa melalui kegiatan yang memberi manfaat langsung kepada pelaku seni dan masyarakat.

Jika program ini berjalan secara konsisten dua kali setiap tahun, kegiatan tersebut akan memperkuat ekosistem seni tradisional, mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lebih banyak kesempatan bagi dalang muda, serta memastikan wayang kulit tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .