‎ID Realita – Warga Desa Puluhan Tengah, Dukuh Sempu, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, mengeluhkan aktivitas sebuah pabrik es milik Gama Es Kristal. Mereka menilai aktivitas pabrik tersebut menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, terutama kebisingan yang berlangsung hampir sepanjang hari.

Menurut keterangan warga, pabrik es tersebut berdiri sejak tahun 2024. Warga menyebut pabrik beroperasi selama 24 jam tanpa henti sehingga suara mesin produksi terus terdengar, baik siang maupun malam.

Salah seorang warga, Joko, mengatakan rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari lokasi pabrik. Kondisi itu membuat keluarganya harus mendengar suara mesin setiap hari.

“Rumah saya berjarak beberapa meter dari pabrik, dan suara mesin produksi terdengar terus-menerus siang dan malam. Sangat bising,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Joko juga menyebut pemilik Gama Es Kristal bernama Fauzin yang diketahui bekerja sebagai pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Pati. Menurutnya, warga sudah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pihak pabrik. Namun hingga kini belum ada penyelesaian yang memuaskan.

“Pabrik itu sangat mengganggu. Suara mesinnya tidak pernah berhenti. Kami tidak pernah diberi kompensasi, padahal kami yang paling terdampak. Pernah kami sampaikan keluhan ke pihak pabrik, tapi hanya janji-janji saja. Sudah setahun lebih,” katanya.

Warga Minta Pemerintah Turun Langsung

Joko berharap Pemerintah Kabupaten Pati memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup bersama instansi terkait segera melakukan peninjauan ke lokasi.

Menurutnya, pemerintah perlu memeriksa dampak operasional pabrik terhadap lingkungan dan kenyamanan warga sekitar.

“Kami hanya ingin hidup tenang. Suara mesin jangan mengganggu terus-menerus. Kami juga meminta kompensasi yang layak dan perhatian dari pihak pabrik,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat berharap pemerintah tidak membiarkan keluhan ini berlarut-larut. Warga juga mendesak pihak berwenang segera melakukan audit lingkungan terhadap aktivitas pabrik es tersebut agar ada solusi yang adil bagi semua pihak.

Warga Berharap Ada Solusi yang Adil

Selain meminta pemerintah turun tangan, warga berharap pihak pengelola pabrik membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sekitar. Dialog yang baik dinilai dapat membantu mencari solusi atas keluhan yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Gama Es Kristal terkait keluhan yang disampaikan warga. Redaksi ID Realita akan memberikan ruang hak jawab apabila pihak pengelola maupun instansi terkait memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut.usi yang adil bagi semua pihak.

Selain berharap adanya penanganan dari pemerintah, warga juga menginginkan komunikasi yang terbuka antara pengelola pabrik dan masyarakat sekitar. Mereka berharap seluruh pihak dapat duduk bersama untuk mencari solusi terbaik agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengurangi kenyamanan lingkungan tempat tinggal warga. Dengan demikian, hubungan antara perusahaan dan masyarakat dapat terjalin dengan baik serta menghindari munculnya persoalan serupa di kemudian hari.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .