ID Realita – Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Burundi dalam laga FIFA Matchday di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (28/3). Hasil ini menjadi penutup rangkaian dua pertandingan uji coba internasional yang dijalani skuad Garuda.
Indonesia mencetak dua gol melalui Witan Sulaeman pada menit ke-61 dan Jordi Amat pada menit ke-90+4. Gol tersebut menjadi momen spesial karena Jordi Amat berhasil mencetak gol perdananya bersama Timnas Indonesia.
Pada pertemuan pertama, Timnas Indonesia meraih kemenangan 3-1. Tiga gol saat itu dicetak oleh Yakob Sayuri (6’), Dendy Sulistyawan (14’), dan Rizky Ridho (43’).
Shin Tae-yong Apresiasi Mental Pemain
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menilai para pemain tampil dengan kerja keras tinggi meski hasil akhir belum maksimal. Ia juga melakukan beberapa rotasi pemain pada laga kedua untuk memberikan kesempatan bermain kepada sejumlah pemain.
“Para pemain bekerja keras secara keseluruhan. Seharusnya kami bisa bermain lebih baik dan meraih hasil terbaik,” ujar Shin Tae-yong.
Ia menambahkan bahwa aspek mental pemain menunjukkan perkembangan positif karena tim tetap berjuang hingga akhir pertandingan.
“Untuk mental pemain, kami sudah baik. Kami tidak menyerah sampai akhir. Saya mengapresiasi kekuatan mental mereka,” tambahnya.
Jordi Amat Cetak Gol Perdana
Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, mengaku senang bisa mencetak gol pertamanya untuk skuad Garuda. Ia menilai laga melawan Burundi berlangsung ketat karena kedua tim sudah saling memahami kekuatan masing-masing.
“Pada akhirnya ini hasil yang adil. Saya senang bisa mencetak gol untuk tim. Ini gol pertama saya untuk Timnas Indonesia,” ujar pemain Johor Darul Ta’zim tersebut.
Ia juga mendedikasikan gol tersebut untuk keluarganya.
“Saya ingin mendedikasikan gol ini untuk anak saya. Momen ini menjadi hadiah yang sangat spesial,” katanya.
Evaluasi dan Persiapan Laga Selanjutnya
Laga melawan Burundi menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menghadapi agenda internasional berikutnya. Shin Tae-yong terus mengevaluasi performa tim, terutama dalam hal konsistensi permainan dan penyelesaian akhir.
Pertandingan ini juga memberi kesempatan kepada pemain muda untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Rotasi pemain yang dilakukan pelatih membantu memperkuat kedalaman skuad Garuda.
Dengan hasil ini, Indonesia mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang dalam dua laga FIFA Matchday melawan Burundi. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi laga berikutnya melawan Palestina pada Juni mendatang.
Tim pelatih berencana meningkatkan intensitas latihan dengan fokus pada koordinasi antarlini dan efektivitas serangan agar Timnas Indonesia mampu meraih hasil lebih baik pada pertandingan selanjutnya.,” ujarnya.
Timnas Indonesia dijadwalkan melanjutkan agenda FIFA Matchday pada 14 Juni mendatang dengan menghadapi Palestina.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .
