ID Realita – Pemerintah Kabupaten Blora mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Sebanyak 27 desa akan menggelar pesta demokrasi tersebut pada Sabtu (8/7/2023). Seluruh desa ini tersebar di 13 kecamatan di wilayah Kabupaten Blora.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, menjelaskan pemungutan suara jatuh pada Sabtu Kliwon. Pihaknya kini telah menginisiasi deklarasi damai bagi seluruh calon kepala desa. Langkah ini bertujuan mempererat semangat persaudaraan dan toleransi antarpihak. Yayuk menegaskan bahwa keamanan menjadi prioritas utama selama proses berlangsung.
“Deklarasi damai ini mengedepankan kerja sama semua pihak. Kami ingin proses Pilkades berjalan tanpa hambatan,” ujar Yayuk, Rabu (21/6/2023).
Masyarakat berharap deklarasi ini mampu mengubah paradigma Pilkades yang kental dengan tensi politik tinggi. Para calon sepakat menjaga sikap santun dan menghindari kampanye negatif. Mereka kini fokus pada penyampaian visi dan program kerja positif. Hal ini penting demi membawa perubahan nyata bagi desa masing-masing.
Selain itu, para kandidat berjanji menjunjung tinggi etika dan moralitas. Mereka juga sepakat menciptakan situasi kondusif dan menjauhi tindakan anarkis. Komitmen ini sangat krusial guna menjaga ketertiban umum di tingkat lokal.
Berdasarkan data Dinas PMD Kabupaten Blora, beberapa desa di Kecamatan Banjarejo siap menggelar kontestasi. Desa tersebut meliputi Buluroto, Jatiklampok, Balongsari, dan Wonosemi. Selanjutnya, ada Desa Srigading dan Bradag di Kecamatan Ngawen. Sementara itu, Kecamatan Japah melibatkan Desa Krocok serta Gaplokan.
Kecamatan Todanan juga mencakup tiga desa, yakni Sendang, Kacangan, dan Kembang. Selain itu, ada Desa Brumbung dan Gersi di Kecamatan Jepon. Wilayah lain yang berpartisipasi adalah Desa Prantaan di Bogorejo serta Desa Singonegoro di Jiken. Di Randublatung, terdapat Desa Bekutuk dan Gembyungan yang turut bersiap.
Wilayah Kradenan melibatkan Desa Nglebak dan Nginggil dalam agenda ini. Kemudian ada Desa Kepoh di Kecamatan Jati serta Sitirejo di Tunjungan. Terakhir, Desa Jipang di Cepu dan Desa Brabowan di Sambong turut serta. Dinas PMD Kabupaten Blora meminta masyarakat ikut mengawal jalannya Pilkades hingga tuntas.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .
