ID Realita – Persiapan Persita Tangerang kembali memasuki fase intensif setelah melewati masa libur Idulfitri yang singkat pada akhir Maret 2026. Pelatih Carlos Pena memimpin langsung latihan skuad Pendekar Cisadane pada Senin (30/03/2026). Sesi ini bertujuan untuk memulihkan kebugaran pemain sebelum bertolak ke Surabaya. Persita akan menghadapi tuan rumah Persebaya pada Kamis (04/04/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo.

Carlos Pena mengharapkan para pemain segera mengembalikan fokus ke lapangan hijau. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, jeda liburan tidak boleh menurunkan standar profesionalisme tim. Namun demikian, persiapan Persita Tangerang tetap berjalan sesuai rencana berkat program latihan mandiri yang ketat. Oleh karena itu, kondisi fisik penggawa Pendekar Cisadane terpantau tetap berada pada level kompetitif.

“Para pemain sudah kembali dari masa liburan mereka. Kami pun sudah melakukan latihan selama sepekan sebelum hari raya,” bebernya di sela sesi latihan.

Fokus Taktikal dan Disiplin di Sembilan Laga Sisa

Dalam agenda persiapan Persita Tangerang pekan ini, Carlos Pena menekankan pentingnya tanggung jawab individu. Persita kini menyisakan sembilan laga pamungkas dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026. Sementara itu, sang pelatih melihat komitmen besar dari seluruh elemen tim sejak awal musim. Di sisi lain, aspek disiplin menjadi kunci utama untuk meredam agresivitas Persebaya di kandangnya nanti. Hal ini krusial mengingat ketatnya persaingan dan jadwal pertandingan Liga 1 yang menuntut konsistensi tinggi.

“Pertama-tama, sebelum motivasi, ada tanggung jawab dan disiplin. Setiap orang dalam skuad benar-benar berkomitmen untuk berjuang meraih tiga poin,” jelasnya dengan tegas.

Secara taktis, persiapan Persita Tangerang mencakup penguatan lini tengah untuk mengantisipasi serangan balik cepat lawan. Selain itu, transisi permainan dari bertahan ke menyerang menjadi menu utama dalam latihan. Meskipun begitu, tantangan berat menanti karena mereka harus menjalani lima laga tandang yang melelahkan. Persita juga menargetkan pencapaian kolektif untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen.

“Kami telah melakukan ini sejak pertandingan pertama. Ada tujuan kolektif dan individu yang ingin kami capai,” tambahnya kemudian.

Menguji Konsistensi di Tengah Jadwal Padat

Matangnya persiapan Persita Tangerang akan diuji melalui jadwal yang sangat padat pada bulan April dan Mei 2026. Mereka wajib melakoni lima pertandingan dalam satu bulan ke depan. Selain bertandang ke markas Persebaya, Persita harus terbang ke Kediri dan Yogyakarta. Namun demikian, statistik menunjukkan bahwa Pendekar Cisadane sangat tangguh saat bermain di Indomilk Arena.

“Ada tujuan kolektif dan individu yang ingin kami capai dan kami benar-benar fokus pada hal itu,” tandasnya mengenai target musim ini.

Sebagai bagian akhir dari persiapan Persita Tangerang, tim pelatih mengevaluasi rekor tandang mereka. Persita telah mengumpulkan 26 poin dari laga kandang, hanya tertinggal dari tim besar seperti Persib dan Borneo FC. Oleh sebab itu, menjaga konsistensi di laga tandang menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Carlos Pena. Fokus penuh dan disiplin tinggi menjadi harga mati bagi klub kebanggaan warga Tangerang ini.

“Setiap pertandingan adalah final bagi kami hingga kompetisi berakhir,” pungkasnya menutup diskusi.