ID Realita – Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka pendaftaran Program Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren tahun 2024. Masa pendaftaran program ini berlangsung hingga Maret 2024 melalui sistem aplikasi terpadu. Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono Abdul Gofur, menjelaskan bahwa sasaran bantuan tahun ini menyasar pesantren yang belum pernah menerima program serupa. Selain itu, pihak Kemenag juga akan memberikan pendampingan intensif bagi pesantren penerima manfaat.
Prosedur Pendaftaran Lewat Aplikasi PUSAKA dan SIMBA
Waryono menegaskan bahwa pihak pesantren sudah bisa memulai pendaftaran hari ini melalui aplikasi PUSAKA dan SIMBA. Pesantren dapat mendaftar sebagai pengusul dengan mengunggah dokumen proposal dalam bentuk berkas digital (soft copy). Oleh karena itu, para pengelola pondok pesantren perlu segera mengunduh Petunjuk Teknis Bantuan pada laman resmi yang tersedia.
Selanjutnya, pihak Kemenag akan menilai profil bisnis yang pesantren tawarkan sebagai variabel utama kelolosan. Kepala Subdit Pendidikan Pesantren, Basnang Said, menyebutkan bahwa kualitas rencana bisnis sangat menentukan hasil akhir seleksi. Dengan demikian, pesantren harus merancang unit usaha yang mandiri dan memiliki potensi pasar yang jelas agar target program tercapai maksimal.
Target Kemandirian Pesantren Berkelanjutan
Program ini merupakan langkah nyata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam mewujudkan Peta Jalan Kemandirian Pesantren. Pada tahun 2024, Kemenag mengusung semangat “Tahun Kemandirian Pesantren Berkelanjutan” untuk memperkuat jejaring bisnis antar-pesantren. Pemerintah berharap program ini mampu menciptakan ribuan unit usaha mandiri yang menopang ekonomi pondok pesantren secara luas.
Sementara itu, Basnang mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan. Kemenag tidak pernah memungut biaya apa pun atau meminta transfer uang selama proses penyaluran bantuan. Selanjutnya, para peminat dapat memantau informasi resmi melalui media sosial Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren guna menghindari informasi palsu.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .
