ID Realita – Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, memimpin Rapat Koordinasi Distribusi Pupuk Bersubsidi Tahun 2023 pada Selasa (21/02/2023). Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, rapat ini membahas aturan pengalokasian pupuk yang hanya menyasar petani dalam kelompok tani. Sejumlah pejabat penting seperti Sekda Pati, Kepala Dispertan, hingga perwakilan PT Pupuk Indonesia turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Sosialisasi Aturan Alokasi Pupuk 2023

Kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan keputusan Pj Bupati terkait alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk tahun anggaran 2023. Henggar menegaskan bahwa pemerintah tetap menyediakan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Pati. Namun, pemberian bantuan ini harus mengikuti ketentuan berlaku agar tidak memicu permasalahan hukum di kemudian hari.

Henggar menginstruksikan adanya koordinasi lintas sektor untuk menangani kendala peredaran pupuk. Oleh karena itu, kerja sama antara Dinas Pertanian, BRI, dan pihak produsen menjadi sangat krusial. Melalui sinergi ini, pemerintah berharap dapat mengurai masalah yang sering petani hadapi, baik dari sisi hulu maupun hilir.

Target Penerima dan Pembatasan Komoditas

Berdasarkan aturan terbaru, sebanyak 119.939 petani akan menerima alokasi pupuk bersubsidi. Para petani ini tersebar di 391 desa dan tergabung dalam 1.660 kelompok tani. Meskipun demikian, Henggar mengakui bahwa alokasi pemerintah saat ini baru mampu memenuhi sekitar 46% dari total kebutuhan petani di lapangan.

Selain itu, regulasi terbaru membatasi subsidi hanya untuk sembilan komoditas utama seperti padi, jagung, dan bawang merah. Kebijakan ini berdampak langsung pada petani ubi kayu di Kabupaten Pati yang mencapai 19.794 orang. Mengingat luas lahan ubi kayu mencapai 15.000 hektar, pembatalan subsidi ini menjadi beban berat bagi mereka.

Upaya Pemkab Pati Membantu Petani Ubi Kayu

Pemerintah Kabupaten Pati tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. Henggar menyatakan telah mengirimkan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Jawa Tengah. Dengan demikian, Pemkab Pati berharap pemerintah pusat mempertimbangkan kembali pemberian subsidi pupuk bagi petani ubi kayu.

Selanjutnya, Pj Bupati menghimbau seluruh stakeholder untuk mengoptimalkan tugas dan kewenangannya masing-masing. Koordinasi yang kuat sangat penting untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi tahun 2023 berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .