Warga Soroti Kualitas Proyek
Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan setelah melihat kondisi bangunan yang cepat rusak. Mereka menilai hasil proyek tidak sebanding dengan anggaran yang digunakan.
“Baru selesai belum lama, tapi sudah rusak begini. Kalau kena arus air besar, bisa habis semua ini,” ujar seorang warga kepada tim ID Realita, Selasa, 07/04/2026)
Warga lain juga meragukan keseriusan pelaksana proyek.
“Kalau anggarannya sampai ratusan juta, harusnya kuat dan tahan lama. Ini malah seperti asal jadi,” katanya.
Selain itu, warga menilai proyek belum memberikan manfaat maksimal karena kerusakan muncul sebelum pemanfaatan berjalan optimal.
Anggaran Rp200 Juta Dipertanyakan
Kerusakan proyek P3-TGAI Desa Bringin Juwana memicu pertanyaan warga terkait penggunaan anggaran dan pengawasan selama pengerjaan.
Masyarakat mendesak pihak pelaksana membuka laporan pertanggungjawaban (LPJ) secara transparan. Mereka ingin mengetahui rincian penggunaan dana proyek secara jelas.
“Kami ingin tahu uangnya dipakai untuk apa saja. Harus ada penjelasan,” ujar warga lainnya.
Kurangnya pengawasan sejak awal pengerjaan juga menjadi perhatian warga. Mereka menilai pengawasan yang ketat dapat mencegah penurunan kualitas bangunan.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .
