ID Realita – Proyek P3-TGAI Desa Bringin Juwana di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati mengalami kerusakan parah meski baru selesai. Warga langsung menyoroti kualitas bangunan irigasi karena nilainya mencapai sekitar Rp200 juta.

Tim ID Realita meninjau lokasi proyek dan mengumpulkan rekaman video terbaru. Dari penelusuran tersebut, tim menemukan kerusakan serius pada sejumlah bagian bangunan.

Struktur Beton Patah dan Tidak Menyatu

Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan beton pembatas irigasi patah dan terpisah di beberapa titik. Material batu kali ikut lepas karena adukan semen tidak merekat kuat.

Kondisi ini memperlihatkan kualitas pengerjaan proyek P3-TGAI Desa Bringin Juwana tidak memenuhi standar konstruksi.

Selain kerusakan pada bagian atas, tim juga melihat celah besar di bawah bangunan. Celah tersebut menandakan pekerja tidak menanam fondasi secara maksimal. Struktur terlihat menggantung dan tidak menyatu dengan tanah dasar.

Situasi tersebut meningkatkan risiko kerusakan yang lebih parah saat debit air naik. Arus yang deras dapat merobohkan bangunan dan mengganggu aliran irigasi ke lahan pertanian.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .