ID Realita – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kodam IV/Diponegoro resmi menyelenggarakan Pasar Murah Jateng 2024 di Kota Semarang, Selasa (5/3/2024). Kegiatan strategis ini bertujuan untuk mengendalikan harga bahan pangan pokok. Selain itu, pemerintah ingin menekan laju inflasi menjelang Ramadan. Panitia menyediakan sekitar 1.000 paket sembako murah seharga Rp50 ribu per paket. Paket tersebut berisi beras, gula pasir, minyak goreng, teh, dan telur ayam.
Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, menegaskan bahwa pelaksanaan Pasar Murah Jateng 2024 sangat penting bagi warga. Masyarakat kini dapat menjangkau harga pangan dengan lebih mudah. Selain menggandeng pihak Kodam, Pemprov Jateng juga secara masif mengadakan program serupa di berbagai daerah. Upaya kolaboratif ini merupakan strategi pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan. Pemerintah juga menjamin ketersediaan pasokan pangan di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat
Sumarno menjelaskan bahwa stabilitas harga melalui Pasar Murah Jateng 2024 akan membantu daya beli masyarakat. Hasilnya, tingkat kesejahteraan warga tetap terjaga di tengah fluktuasi pasar global. Ia juga menyebutkan bahwa komoditas beras menjadi penyumbang inflasi terbesar di Jateng pada tahun lalu. Meskipun Jawa Tengah merupakan lumbung beras nasional, banyak pasokan justru mengalir ke luar daerah. Hal ini terjadi demi memenuhi kebutuhan provinsi lain.
Oleh karena itu, momentum Pasar Murah Jateng 2024 harus mampu meredam gejolak harga sebelum masa panen raya April mendatang. Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tandyo Budi Revita menyebut harga di pasar ini jauh lebih murah. TNI berkomitmen penuh menyediakan kebutuhan pokok yang terjangkau bagi warga. Fokus utama TNI adalah membantu mereka yang paling terdampak kenaikan harga pangan.
Pasar Murah Serentak di 35 Kabupaten/Kota
Kegiatan sosial Pasar Murah Jateng 2024 tidak hanya berlangsung di Kota Semarang saja. Pangdam menjelaskan bahwa seluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro menyelenggarakan program ini secara serentak. Kegiatan tersebut tersebar di 35 kabupaten/kota wilayah Jateng dan DIY. Sinergi kuat antara TNI dan Pemerintah Daerah menjadi langkah nyata dalam memitigasi dampak kenaikan harga.
Pemerintah juga menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi borong berlebihan. Stok pangan saat ini berada dalam kondisi aman untuk mencukupi kebutuhan warga. Melalui dukungan penuh Pasar Murah Jateng 2024, masyarakat ekonomi menengah ke bawah akan sangat terbantu. Program ini akan terus berjalan agar tepat sasaran bagi stabilitas ekonomi daerah.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .
