ID Realita – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan operasional bus Trans Jateng Koridor VII yang melayani rute perjalanan wilayah Solo, Sukoharjo, hingga Wonogiri. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggratiskan tarif layanan bus tersebut selama sepekan penuh mulai Selasa hingga Minggu sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

Ganjar Pranowo menyatakan bahwa peluncuran koridor terbaru ini merupakan jawaban konkret pemerintah dalam menyediakan aksesibilitas transportasi publik bagi warga daerah. Ia meresmikan rute terakhir di penghujung masa jabatannya tersebut guna melengkapi seluruh program integrasi transportasi masal di wilayah Jawa Tengah.

Pengelola mengoperasikan total empat belas unit armada yang terdiri dari dua belas bus reguler serta dua unit bus ramah difabel. Seluruh armada bus tersebut akan melayani penumpang setiap hari mulai pukul lima pagi hingga pukul tujuh malam melalui rute terminal.

Pemerintah menetapkan tarif khusus sebesar dua ribu rupiah bagi kelompok pelajar, buruh, dan veteran sebagai bentuk tindakan afirmasi kebijakan sosial. Sementara itu, penumpang kategori umum wajib membayar tarif sebesar empat ribu rupiah untuk sekali perjalanan menuju destinasi di koridor tersebut.

Koridor VII ini terintegrasi langsung dengan layanan Trans Jateng rute Solo-Sumberlawang serta berbagai transportasi umum lainnya di Terminal Tipe A. Integrasi tersebut memudahkan mobilitas warga dari titik ke titik tanpa mengalami kesulitan akses transportasi saat bepergian menuju wilayah perdesaan.

Ganjar menitipkan pesan kepada seluruh kru bus agar selalu memberikan pelayanan ramah serta menjaga standar kebersihan armada secara disiplin. Ia bahkan mengecek langsung perlengkapan petugas yang berisi sarung tangan serta alat pembersih guna memastikan kenyamanan maksimal bagi para penumpang.

Setiap unit bus Trans Jateng membawa fasilitas keamanan modern mulai dari perangkat GPS, kamera pengawas, hingga kotak pertolongan pertama pada kecelakaan. Fasilitas memadai ini menjamin keamanan para komuter yang menggantungkan mobilitas harian mereka pada moda transportasi darat milik pemerintah provinsi tersebut.

Peresmian rute Solo-Wonogiri ini secara otomatis menggenapkan tujuh rute layanan bus Trans Jateng yang telah beroperasi di berbagai wilayah provinsi. Kehadiran koridor baru ini memperluas jangkauan layanan transportasi publik yang sebelumnya sudah menghubungkan Semarang, Kendal, Purwokerto, hingga wilayah Magelang dan Purworejo.

Pemerintah berharap kehadiran Trans Jateng mampu mengurangi beban biaya transportasi masyarakat sekaligus menekan tingkat kemacetan di jalur penghubung antar kabupaten. Partisipasi aktif warga dalam menggunakan transportasi publik akan menjadi kunci utama keberhasilan program keberlanjutan infrastruktur perhubungan di Jawa Tengah.