ID Realita – Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, memastikan bakal merombak komposisi pemainnya dalam laga lanjutan kompetisi musim ini. Langkah strategis ini bertujuan menjaga kebugaran skuad Tangsel Warriors yang mulai menghadapi jadwal pertandingan yang sangat padat dan menguras energi.
Meski tidak merinci nama-nama yang akan menghuni bangku cadangan, pelatih asal Belanda tersebut menegaskan bahwa seluruh pemainnya memiliki kualitas setara. Ia menilai rotasi sebagai strategi krusial agar tim tetap tampil stabil dan kompetitif hingga kompetisi berakhir.
Mengelola Energi Pemain di Tengah Jadwal Padat
Riekerink menyadari risiko besar jika terus memaksakan starting eleven yang sama dalam setiap pertandingan. Selain ancaman cedera otot yang menghantui, kelelahan fisik dan mental pemain bisa menjadi bumerang saat persaingan di papan tengah klasemen semakin sengit.
“Kami memiliki kedalaman skuad yang bagus. Melalui rotasi ini, kami mengelola energi pemain untuk jangka panjang tanpa sedikit pun meremehkan kekuatan lawan,” tegas Jan Olde Riekerink dalam sesi konferensi pers terbaru.
Baginya, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini menuntut ketahanan fisik yang luar biasa. Oleh karena itu, distribusi menit bermain menjadi kunci utama untuk menghindari penurunan performa di menit-menit krusial pertandingan.
Tren Positif Dewa United dalam 5 Laga Terakhir
Keputusan rotasi ini hadir di saat Dewa United sedang menunjukkan tren yang cukup stabil. Berdasarkan catatan performa terakhir, Tangsel Warriors berhasil mengumpulkan poin-poin penting untuk merangkak naik di klasemen. Berikut adalah rangkuman performa mereka:
| Pertandingan | Skor | Hasil |
| Dewa United vs Persija | 1-1 | Imbang |
| PSIS Semarang vs Dewa United | 1-2 | Menang |
| Dewa United vs RANS Nusantara | 2-2 | Imbang |
| Barito Putera vs Dewa United | 0-0 | Imbang |
| Dewa United vs Persis Solo | 2-1 | Menang |
Dari lima laga tersebut, Dewa United belum tersentuh kekalahan. Konsistensi inilah yang ingin dijaga oleh Riekerink. Dengan melakukan rotasi, ia berharap level intensitas permainan tim tidak menurun meskipun ada pergantian personel di lapangan.
Panggung bagi Pemain Lapis Kedua
Kebijakan ini sekaligus membuka peluang emas bagi para pemain yang selama ini jarang mendapat menit bermain sejak awal laga. Riekerink menuntut para pemain pelapis menunjukkan performa terbaik demi membuktikan kelayakan mereka menembus tim utama secara reguler.
Riekerink kemungkinan besar akan mencoba formula baru di beberapa sektor kunci:
- Lini Belakang: Mengistirahatkan bek sayap yang memiliki beban lari tinggi untuk menjaga kedisiplinan pertahanan.
- Lini Tengah: Menyegarkan kreativitas serangan dengan mencoba kombinasi gelandang baru yang lebih bertenaga.
- Sektor Sayap: Mengandalkan kecepatan pemain muda untuk mengacak-acak pertahanan lawan melalui skema serangan balik cepat.
Bidik Poin Penuh demi Perbaiki Posisi
Walau mengubah komposisi tim, Dewa United tetap mengusung target tunggal: Tiga Poin. Jan Olde Riekerink menginstruksikan anak asuhnya agar tetap disiplin menjalankan taktik dan menjaga fokus sejak peluit pertama berbunyi hingga laga usai.
Saat ini, Dewa United tengah berjuang keras memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen. Kemenangan dalam laga mendatang akan menjaga momentum positif yang telah mereka bangun sejauh ini. Jajaran pelatih optimis bahwa kedalaman skuad yang merata akan menjadi senjata rahasia untuk mencuri poin dari lawan-lawan tangguh di depan mata.
