ID Realita – Relawan Bolone Mase Jepara bersama berbagai organ relawan menggelar pertemuan bertema ‘Sambung Roso dan Sambung Paseduluran Bolone Mase Kabupaten Jepara bersama Tokoh Masyarakat’ di Ballroom Two Rich Hotel, Jepara, Rabu (8/5/2024).

Pertemuan bertajuk Guyup Rukun Agawe Kuat lan Santoso ini menghadirkan Koordinator Nasional Relawan Bolone Mase, Kuat Hermawan Santoso, sebagai narasumber utama. Selain itu, Bolone Mase merupakan relawan pendukung utama yang sukses mengantarkan pasangan Prabowo-Gibran memenangi Pilpres 14 Februari 2024 lalu.

Selanjutnya, acara ini mempertemukan sejumlah tokoh penting, seperti Joko Prasetyo (Koordinator Bolone Mase Muria Raya), Jamaluddin Malik, Ahmad Jamhari, dan Kimpling Sukarsa. Tidak hanya itu, hadir pula Ketua Repnas M. Zaenal Afrodi, serta jajaran pengurus relawan dari Kudus, Rembang, dan Demak. Bahkan, mantan Ketua KPU Jepara, Subchan Zuhri, juga tampak memperkuat barisan relawan yang hadir.

Saat membuka acara, Lukman Khakim menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi seluruh organ relawan Bolone Mase. Oleh karena itu, Tokoh Relawan Bolone Mase Jepara, H. Luluk Agus Yulianto, M.Or. (Bang LAY), menyebut bahwa tahapan Pemilu 2024 telah berjalan lancar, aman, dan damai.

“Relawan Bolone Mase sukses mengantarkan Prabowo dan Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029,” tegas H. Luluk. Maka dari itu, ia menilai pertemuan ini sebagai agenda formal perdana pasca-Pemilu.

Namun, menjelang Pilkada serentak 27 November 2024, Bang LAY mengajak seluruh relawan untuk terus menjaga semangat dan kondusifitas wilayah. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikuti proses pendaftaran dan penjaringan melalui beberapa partai politik pemilik kursi di DPRD Jepara.

“Kami sudah menjalin komunikasi intens dengan parpol di Jepara. Akan tetapi, pihak parpol masih memproses rekomendasi tersebut karena tahapannya memang masih panjang,” ungkap Bang LAY.

Terkait sosok pendamping di Pilkada Jepara, Haji Luluk menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya kepada mandat partai politik. “Jadi, tugas saya sekarang adalah menaikkan popularitas dan elektabilitas agar hasil survei di masyarakat terus membaik,” ucapnya optimis.

Sementara itu, Koordinator Nasional Bolone Mase, Kuat Hermawan Santoso, menegaskan bahwa pihaknya tengah memperkuat konsolidasi di seluruh kabupaten di Jawa Tengah.

Sesuai arahan Mas Gibran, kami menghormati mekanisme parpol. Memang, relawan tidak memiliki hak untuk mencalonkan diri sendiri, namun kami mendorong rekan-rekan relawan yang potensial untuk maju memimpin daerah,” tutur Kuat.

Singkatnya, langkah persiapan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam Rakor Persiapan Pilkada Serentak 2024 yang memprioritaskan kelancaran pesta demokrasi.

Terakhir, terkait isu pencalonan dirinya sebagai Gubernur Jateng, Kuat menegaskan tidak memiliki keinginan untuk maju. Ia lebih memilih mengawal potensi anak muda agar mendapatkan ruang politik di tingkat eksekutif. “Sebab, mekanisme politik ada di tangan Parpol, bukan relawan,” pungkas Kuat.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .