ID Realita – Staf Khusus Menteri Agama, Wibowo Prasetyo Kemenag, menegaskan bahwa partisipasi media dalam mengawasi kebijakan pemerintah memiliki dampak yang sangat besar. Melalui kontrol media yang intensif, instansi mampu membangun layanan secara efektif, efisien, bahkan jauh lebih akuntabel daripada sebelumnya. Transformasi layanan dan penerapan good governance yang menjadi komitmen Menteri Agama kini telah terwujud secara nyata di lapangan.

Wibowo Prasetyo Kemenag menyampaikan hal tersebut dalam acara Focus Group Discussion (FGD). Acara bertajuk “Pengawasan Kolaboratif 2024” tersebut merupakan inisiasi dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Selain itu, ia menegaskan bahwa sinergi dengan insan pers merupakan kebutuhan mendasar bagi instansi pemerintah saat ini. “Kolaborasi dengan melibatkan peran konstruktif media terbukti memberikan manfaat yang luas bagi keterbukaan informasi,” ujarnya, Minggu (25/2/2024).

Transparansi Bangun Reputasi Instansi Pemerintah

Wibowo Prasetyo Kemenag mengungkapkan bahwa transparansi yang tinggi pada akhirnya menciptakan kepercayaan publik serta reputasi institusi yang baik. Pihak luar juga mengakui tingginya reputasi Kemenag melalui pemberian sederet penghargaan bergengsi dalam setahun terakhir. Sebagai contoh, Komisi Informasi (KI) Pusat menganugerahi kementerian predikat “Informatif” pada tahun 2023 sebagai kualifikasi tertinggi dalam keterbukaan informasi publik.

Beberapa media nasional juga memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan transformasi layanan digital yang masif di kementerian tersebut. Selanjutnya, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memberikan predikat “Baik” karena kesuksesan dalam menerapkan sistem manajemen merit pada lingkungan ASN. Wibowo Prasetyo Kemenag berharap kerja kolaboratif ini terus terjaga demi mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani seluruh lapisan masyarakat.

Pentingnya Peran Media Menurut Wibowo Prasetyo Kemenag

Dalam kerangka pengawasan, peran media tidak hanya sebatas menyampaikan informasi kebijakan kepada masyarakat luas. Menurut Wibowo Prasetyo Kemenag, laporan jurnalistik yang khas membantu menjaga transparansi dengan menyibak informasi yang mungkin tidak terungkap secara terbuka. Media juga berperan aktif dalam mengontrol kinerja pemerintah serta menyoroti potensi kelemahan dalam pengelolaan sumber daya publik secara harian.

Lebih lanjut, pemberitaan media yang kritis namun tetap konstruktif dapat memicu perbaikan cepat pada berbagai jenis layanan publik. Media juga menyediakan berbagai platform interaktif bagi publik untuk mengekspresikan pendapat jujur mereka mengenai kinerja pemerintah. Dengan demikian, sinergi antara media dan Wibowo Prasetyo Kemenag menjadi pondasi kuat dalam menjaga integritas serta kualitas pelayanan keagamaan di seluruh pelosok tanah air.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .