ID Realita – Pemerintah Kabupaten Temanggung terus mendorong upaya pencegahan praktik korupsi secara masif melalui serangkaian sosialisasi kepada Aparatur Sipil Negara serta masyarakat. Inspektorat Kabupaten Temanggung menyelenggarakan kegiatan pemahaman antikorupsi tersebut bagi seluruh elemen warga di Ballroom Hotel Aliyana pada Rabu pagi kemarin.
Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung Hary Agung Prabowo menegaskan bahwa setiap individu memerlukan pemahaman mendalam mengenai bahaya korupsi untuk mewujudkan wilayah bersih. Ia menyebut korupsi sebagai kejahatan luar biasa yang merusak tatanan masyarakat sehingga semua pihak wajib mencegah praktik tersebut secara bersama.
“Kami memiliki tekad kuat untuk mewujudkan target nihil korupsi melalui jargon ‘Jongasi Korupsi’ guna menciptakan budaya kerja yang jujur tersebut,” ujar Hary. Sejumlah elemen masyarakat mulai dari tokoh pendidik, pengusaha, mahasiswa, hingga jurnalis turut menghadiri acara sosialisasi untuk memperkuat pengawasan internal tersebut.
Sekda menjelaskan bahwa praktik korupsi seringkali melibatkan kejahatan terorganisasi dengan spektrum luas mulai dari tahap perencanaan hingga pemanfaatan aset negara. Pemanfaatan fasilitas milik negara untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu merupakan salah satu bentuk pelanggaran hukum yang sangat merugikan keuangan.
Penyuluh antikorupsi Nur Hidayat memaparkan sejumlah risiko korupsi yang sering muncul seperti praktik suap, gratifikasi, serta penyalahgunaan dalam pengadaan barang. Ia juga menyoroti potensi konflik kepentingan dalam pengelolaan sumber daya manusia serta praktik jual beli jabatan pada proses mutasi pegawai.
Penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas serta manipulasi surat perintah jalan menjadi fokus perhatian utama dalam materi pencegahan yang disampaikan oleh penyuluh. Sementara itu, Inspektur Pemkab Temanggung Eko Suprapto berkomitmen akan menggencarkan edukasi antikorupsi baik pada lingkungan internal maupun eksternal kantor pemerintahan.
Langkah preventif ini diharapkan mampu menutup celah penyimpangan anggaran sehingga pelayanan publik di Kabupaten Temanggung dapat berjalan dengan maksimal. Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam melaporkan setiap indikasi tindakan korupsi yang mereka temui di lapangan.
