ID Realita – Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi kembali membuka pendaftaran bagi para penerima manfaat program Dana Indonesiana pada tahun ini. Pemerintah menyalurkan bantuan khusus ini melalui pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017.

Dana Indonesiana Tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga mengusung tema besar Kebudayaan untuk Hidup Berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid menjelaskan bahwa skema pendanaan ini akan memberikan fleksibilitas bagi para pelaku budaya dalam menjalankan kegiatan.

Hilmar mengungkapkan bahwa selama ini dukungan pembiayaan untuk kegiatan kebudayaan masih sangat minim sehingga menghambat berbagai inisiatif kreatif masyarakat. Melalui Dana Abadi Kebudayaan pemerintah berharap dapat mengakomodir serta memfasilitasi setiap ide publik sebagai bentuk investasi jangka panjang bangsa.

Program ini bertujuan untuk memperluas akses masyarakat pada sumber pendanaan guna memperkuat keterlibatan publik dalam ekosistem pemajuan kebudayaan berkelanjutan. Layanan pengembangan Dana Indonesiana mencakup beberapa kategori sasaran mulai dari perseorangan hingga komunitas organisasi serta lembaga di bidang kebudayaan.

Pemerintah membagi kategori layanan menjadi fasilitasi komunitas budaya produksi kegiatan kebudayaan produksi media hingga berbagai program strategis arahan dewan. Pelaksanaan program ini melibatkan kerja sama erat antara Direktorat Jenderal Kebudayaan dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan sebagai pengelola keuangan resmi.

Ditjen Kebudayaan bertugas mengawal hal substantif seperti sosialisasi pendaftaran seleksi hingga penetapan para penerima manfaat bantuan dana abadi tersebut. Sementara itu pihak LPDP memiliki peran penting dalam mengatur manajemen keuangan serta menyalurkan dana langsung kepada seluruh penerima manfaat.

Alokasi pendanaan yang tersedia untuk dimanfaatkan para pelaku budaya pada tahun ini mencapai angka melebihi dua ratus miliar rupiah tersebut. Calon penerima manfaat harus mengikuti proses seleksi ketat oleh tim komite khusus yang bertugas menilai kelayakan setiap proposal kegiatan.

Masyarakat dapat mengakses pendaftaran secara resmi melalui laman resmi Dana Indonesiana mulai hari ini tanggal tujuh belas Juli tahun ini. Pemerintah berharap dukungan ini dapat memotivasi para pelaku seni untuk membangkitkan aktivitas kebudayaan dalam kerangka pemajuan kebudayaan nasional Indonesia.