ID Realita – Pameran teknologi industri terbesar dunia, Hannover Messe 2023, akan segera berlangsung di Jerman. Pemerintah Indonesia kini tengah mematangkan berbagai persiapan akhir. Pasalnya, Indonesia terpilih menjadi Official Partner Country pada ajang bergengsi yang digelar 17-21 April 2023 tersebut.

Pemerintah melakukan promosi besar-besaran untuk menyukseskan acara ini. Langkah tersebut bertujuan menggaungkan potensi industri Indonesia kepada masyarakat dunia. Selain itu, publikasi intensif juga menyasar audiens dalam negeri agar kesadaran masyarakat meningkat.

Strategi Promosi Luar Negeri

Kemenperin menjalankan strategi unik untuk menarik perhatian pengunjung internasional. Sebagai contoh, pemerintah menayangkan video promosi pada layanan inflight entertainment maskapai Emirates. Tidak hanya itu, stiker khusus juga menghiasi tiga unit bus kota di Hannover.

Pemerintah pun memasang papan iklan besar (standing towers) di depan Stasiun Utama Hannover. Langkah ini bertujuan untuk menyambut para delegasi dunia yang tiba di lokasi pameran.

“Kami memaksimalkan promosi melalui berbagai platform. Hal ini penting untuk meningkatkan awareness tentang keunggulan industri kita,” ujar Staf Ahli Menteri Perindustrian, Andi Rizaldi, Sabtu (15/4/2023).

Alasan Memilih Emirates

Pemilihan maskapai Emirates bukan tanpa alasan kuat. Dalam hal ini, laporan tahunan menunjukkan Emirates melayani penerbangan ke 152 destinasi di 79 negara. Dengan demikian, potensi jangkauan audiens mencapai 19 juta penumpang.

Lebih lanjut, Skytrax menobatkan Emirates sebagai pemilik hiburan dalam pesawat terbaik selama 17 tahun berturut-turut. “Kami menganggap media promosi ini sangat efektif untuk meningkatkan jumlah pengunjung Paviliun Indonesia,” jelas Andi.

Mendorong Investasi dan Energi Hijau

Hannover Messe 2023 juga menjadi panggung bagi 157 co-exhibitor andalan Indonesia. Para peserta akan menampilkan keunggulan teknologi di bidang transisi energi, industri 4.0, dan digitalisasi. Oleh karena itu, momen ini menjadi peluang besar untuk menarik investasi strategis ke tanah air.

Salah satu contohnya adalah kehadiran Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Instansi ini membawa tema keberlanjutan dan energi hijau. Dalam perannya, BPDPKS fokus mengembangkan industri sawit berkelanjutan sebagai komoditas strategis nasional.

Pada akhirnya, kesuksesan pameran ini diharapkan membawa manfaat ekonomi yang nyata. Dukungan masyarakat sangat penting agar Indonesia mampu menunjukkan taringnya di panggung teknologi dunia.