ID Realita – Bantuan pasca-banjir Pati kembali mengalir bagi warga yang terdampak bencana di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, memimpin langsung penyaluran bantuan ini pada Selasa (21/3/2023). Beliau menggandeng Baznas Kabupaten Pati untuk memastikan proses pemulihan warga berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.
Henggar memimpin rombongan peninjauan lapangan bersama sejumlah pejabat daerah. Di antaranya adalah Kepala Dinsos P3AKB, Kepala BPBD, serta Camat Gabus. Pihak pemerintah desa dan perwakilan penerima manfaat turut mengikuti prosesi penyerahan simbolis ini di balai desa setempat.
Sinergi Penyaluran Bantuan Pasca-Banjir Pati
Henggar mengapresiasi gerak cepat Baznas dalam merespons dampak bencana melalui program bantuan pasca-banjir Pati. Logistik ini fokus membantu warga yang kehilangan penghasilan akibat genangan air yang cukup lama. Henggar berharap dukungan ini memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan hidup masyarakat desa.
“Terima kasih kepada Baznas atas sinergi ini. Semoga bantuan pasca-banjir Pati ini mampu meringankan beban ekonomi warga,” ujar Henggar di sela-sela kegiatan.
Pj Bupati juga menjelaskan kondisi terkini di wilayah Mintobasuki. Menurut pantauan tim, genangan air sudah mulai surut di sebagian besar pemukiman. Meskipun rumah warga sudah mengering, pemerintah tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang mungkin kembali melanda wilayah tersebut.
Fokus Pemulihan Ekonomi Desa
Perwakilan Baznas Kabupaten Pati, Amari, menyatakan komitmen penuh dalam mendukung program bantuan pasca-banjir Pati. Pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menangani dampak bencana secara berkelanjutan. Koordinasi ini sangat penting guna memastikan bantuan tetap tersedia, baik saat banjir terjadi maupun pada masa transisi pasca-bencana.
Amari merinci bahwa pihaknya menyediakan 250 paket beras berkualitas untuk warga Mintobasuki. Pemilihan jenis pangan ini merujuk pada kebutuhan mendasar warga yang stok pangannya mulai menipis. Langkah ini menjadi bagian penting dari distribusi bantuan pasca-banjir Pati yang terjadwal secara periodik.
“Kami memberikan 250 paket beras hari ini. Harapannya, bantuan pasca-banjir Pati ini membantu ketahanan pangan warga terdampak,” pungkas Amari.
Pemerintah Kabupaten Pati berkomitmen terus memantau proses perbaikan infrastruktur desa. Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat menjadi kunci keberhasilan penanganan krisis di Pati. Masyarakat menyambut positif dukungan ini sebagai bukti kehadiran nyata pemerintah di tengah masa sulit.
Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .
