ID Realita – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jawa Tengah sejak Rabu (13/3/2024) memicu banjir di enam kabupaten dan kota. BPBD Provinsi Jawa Tengah kini bergerak cepat melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik ke lokasi terdampak parah.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyebutkan enam daerah terdampak meliputi Kota Semarang, Kabupaten Pekalongan, Grobogan, Demak, Pati, dan Kudus.

Dampak Banjir dan Evakuasi Warga

Di Kota Semarang, banjir merendam 11 titik termasuk rumah warga, sekolah, pertokoan, hingga jalur Pantura. Dampak cuaca ekstrem ini bahkan memaksa pengalihan jalur kereta api (Tawang-Poncol) ke lintas selatan. Saat ini, sebanyak 207 warga Semarang telah menempati beberapa lokasi pengungsian yang tersebar di wilayah perkotaan.

Sementara itu, hujan lebat memicu banjir bandang di Desa Wangandowo, Kabupaten Pekalongan. Musibah ini merusak puluhan rumah dan fasilitas umum, serta mengakibatkan dua warga meninggal dunia karena hanyut. Sebanyak 61 orang di wilayah tersebut kini mengungsi ke tempat aman.

“SOP pertama kami adalah penyelamatan masyarakat. Kami memprioritaskan keselamatan nyawa warga di atas harta benda,” tegas Bergas pada Sabtu.

Fokus Penanganan di Wilayah Regional

Tim BPBD juga memberikan perhatian khusus pada wilayah Pati dan Kudus yang mengalami luapan debit air sungai yang cukup signifikan. Selain evakuasi mandiri, petugas di lapangan terus memantau titik-titik rawan jebolnya tanggul guna meminimalisir risiko bagi warga di pemukiman padat penduduk.

BPBD Jateng bersama instansi kabupaten/kota telah menyiagakan personel, pompa air portabel, hingga dapur umum. Tim di lapangan juga mulai mendistribusikan logistik makanan dan membersihkan puing-puing pascabanjir secara bertahap.

Khusus untuk Kota Semarang, BPBD telah mengirimkan bantuan berupa 300 kg beras, 1.200 bungkus mi instan, serta ribuan paket kebutuhan pokok lainnya. “Kami juga terus berkoordinasi dengan BBWS dan PSDA untuk menangani kondisi sungai secara teknis,” tambah Bergas.

Imbauan Kewaspadaan Dini

Meskipun banjir di sejumlah titik mulai surut, Bergas meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan ekstrem susulan. BPBD menyarankan warga yang tinggal di daerah bantaran sungai atau lereng bukit untuk segera mengungsi jika intensitas hujan meningkat tajam dalam durasi lama.sari di Kota Semarang.

Dapatkan fakta pertama dan update berita harian langsung di ponsel Anda melalui Saluran Resmi ID Realita Sekarang .